top of page
  • Writer's picturePanji Kadar

Behind The Track: Mata Badai, Apakah Kau Baik Saja?

Updated: Jun 18, 2020

23 Mei 2020, malam takbiran yang jauh dari normal buat semua orang. PSBB yang masih belum jelas kapan berakhir (atau akan kah berakhir?), menimbulkan kecemasan apakah semua akan baik-baik saja? Apakah dia akan baik-baik saja? Ketidaktahuan itu menyiksa.


Mata Badai ditulis halaman paling belakang sebuah notebook, souvenir dari Voxxed Days Zurich tahun 2017. Sebuah kebiasaan buat gue untuk menulis hal-hal non esensial di halaman-halaman belakang buku tulis. Berpikir, halaman terakhir adalah tempat paling aman menyembunyikan apa yang memang seharusnya tersimpan.


Mata Badai adalah refleksi pencarian ketenangan ditengah kekacauan. Pusat badai adalah tempat paling aman. Pusaran tempat kita bisa menyatakan, menerima, merayakan, merangkul, dan memperbaiki akibat. Kadang kita perlu jeda untuk bisa mencerna semua.


Mata Badai jadi single di EP solo pertama gue, karenanya gue coba untuk membuat lagu ini diisi dengan elemen-elemen yang memang gue pribadi suka. Gue berusaha menjadikan elemen-elemen itu pribadi gue dalam musik. Riff & melodi gitar yang terpengaruh kental oleh blues dan stoner rock, vokal cuek-rendah miskin teknik, dan beat sederhana sepanjang lagu yang membebaskan gue bereksplorasi.


Single dan EP ini juga jadi pengalaman gue untuk coba full menulis dan produksi musik sendiri. Meski di tahap mixing gue dibantu Santiago P. de Leon, seorang sound engineer muda didikan sekolah recording Tecson, untuk memperkaya sound, gue tetap mencoba untuk bertanggung jawab atas hasil akhir mixing dan mastering.


Selamat menikmati jeda di tengah badai ini!


7 views0 comments

Comments


bottom of page